Selasa, 08 September 2015

TANAMAN PISANG

TANAMAN PISANG (Musa sp )

SYARAT TUMBUH :

Tanaman pisang dapat tumbuh dari dataran rendah sampai ketinggian 2.000 m dpl. Tetapi jenis pisang ambon ,pisang nangka dan pisang tanduk tumbuh baik sampai ketinggian 1.000 m dpl.
Tanah yang di kehendaki adalah gembur, berhumus, dengan aerasi yang baik, kedalaman air tanah 50 - 150 cm, dan tidak hidup pada tanah yang mengandung garam 0,07%.
Curah hujan optimal adalah 1.520 - 3.800 mm/ th dengan dua bulan kering, air harus selalu tersedia tapi tidak tergenang air,
Iklim tropis basah, lembab dan panas mendukung pertumbuhan pisang. Namun demikian pisang masih dapat tumbuh di daerah sub tropis

PENYIAPAN BIBIT DAN PENYIAPAN LAHAN PERTANAMAN

A. Penyiapan Bibit

Pisang di perbanyak dengan cara vegetatif berupa tunas (anakan). Tinggi anakan untuk bibit 1 - 1,5 m,lebar potong umbi 15 - 20 cm, anakan di ambil dari pohon yang berbuah baik dan sehat. Bibit yang daun masih berbentuk seperti pedang, helai daun sempit.
Bibit di persiapan dengan di potong, di bersihkan dari tanah yang menempel di akar, kemudian di simpan di tempat teduh 1 - 2 hari sebelum tanam, daun yang lebar di buang. Di anjurkan perendaman umbi bibit sebatas leher batang di dalan larutan POC NASA (1-2 tutup), HORMONIK (0,5-1 Tutup), Natural GLIO (1-2 sendok makan ) dalam setiap 10 ltr air selama 10 menit, lalu bibit dikeringkan

B. Penyipan lahan pertanaman

Lahan di bersihkan dari gulma, rumput atau semak - semak, kemudian tanah di gemburkan dengan cara di olah dan segera membuat lubang tanam dengan ukuran 50 x 50 x 50 pada tanah berat, dan 30 x 30 x 30 cm pada tanah gembur.setelah Di buat kan lubang tanam di masukan pupuk organik/ kandang 15 kg dengan d campur hijauan terlebih dahulu di diamkan selama 1 hari

PEMELIHARAN TANAMAN

A. Pengaturan tanaman

Setiap rumpun tanaman di usahakan hanya 3 - 4 batang. Pemotongan anakan dilakukan sedemikian rupa, sehingga dalam satu rumpun terdapat anakan yang masing-masing berbeda umur ( fase pertumbuhan ) dan daun kering di pangkas.setelah 5 tahun rumpun di bongkar di ganti tanaman baru

B. Penyiangan
Penyiangan di lakukan bersamaan dengan proses penggemburan tanah

C. Pemeliharaan Buah
Potong jantung pisang yang telah beranjak 25 cm dari sisir buah terakhir. Setelah sisir pisang mengembang sempurna, tandan pisang di bungkus kantung plastik bening polietilen tebal 0,5 mm,
Di beri lubang diameter 1,25 cm. Jarak tiap lubang 7,5cm. Usahakan kantung menutupi 15-45 cm di atas pangkal sisir teratas dan 25 cm di bawah ujung buah dari sisir terbawah. Bila diperlukan batang tanaman di sangga dengan bambu yang di benamkan sedalam 30 cm ke dalam tanah.

D. Pengendalian Hama dan Penyakit
Jenis hama dan penyakit utama di antaranya ;
Ulat daun ( erienota thrax.) Uret kumbang ( cosmopolites sordidus)
Nematoda ( rotulenchus similis )
(radhopolus similis),
Ulat bunga dan buah ( nacoleila octasema )
Penyakit di antaranya ;
Penyakit darah, panama, bintik daun, layu dan pucuk

PANEN DAN PASCA PANEN

Panen dilakukan bila sudah daun bendera mengering. Umur buah 80 - 100 hari dengan siku siku buah yang masih jelas sampai hampir bulat.
Pisang yang dipanen dengan kematangan fisiogis bisa langsung di jual, sedangkan bila memerlukan penyimpanan,memerlukan tempat yang khusus, karena tidak tahan simpan. Untuk pengolahan dapat dilakukan dengan berbagai keperluan, termasuk pembuatan keripik pisang dll.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar